Apa Itu Social Proof dan 5 Tips Membangunnya untuk Bisnis

30 September 2021 • By heppi

Apa itu social proof?

Menurut Sprout Social, social proof atau disebut juga sebagai pengaruh sosial informasional, pada dasarnya adalah gagasan bahwa seseorang mengikuti perilaku orang lain karena terpengaruh oleh tindakan yang dilakukan mereka.

Misalnya, jika seseorang tidak yakin bagaimana harus bertindak dalam situasi sosial yang mungkin belum pernah mereka temui sebelumnya, mereka akan melihat orang-orang di sekitar mereka untuk mengetahui bagaimana mereka harus bertingkah laku.

Nah, social proof juga memiliki manfaat yang sama dalam bidang di dalam bidang digital marketing. Ketika konsumen masih ragu untuk membuat keputusan pembelian produk, mereka akan mencari review atau ulasan konsumen lain yang sudah terlebih dahulu membeli atau menggunakan produk yang mereka ingin beli.

Inilah alasan mengapa semua bisnis sangat berusaha membangun social proof. Karena dengan social proof, angka penjualan bisnis dapat meningkat pesat.

Apa itu social proof
Apa itu social proof dan 5 tips membangunnya (Sumber: Nathana Reboucas)

Dengan penjelasan di atas, mungkin sekarang Sobat sedang mempertanyakan bagaimana cara membangun social proof yang kuat yang dapat mempengaruhi target konsumen untuk melakukan pembelian. Untuk membantu bisnis Sobat membangun social proof, berikut 5 tips membangun social proof yang dapat Sobat lakukan.

5 tips membangun social proof

Tampilkan testimoni konsumen

Testimoni konsumen adalah bentuk bukti sosial (social proof) populer yang biasa digunakan oleh bisnis online dengan skala apapun.

Testimoni konsumen dapat dianalogikan sebagai tambang emas terpendam bila digunakan dengan tepat. Mereka adalah bukti nyata bahwa produk atau layanan Sobat bekerja dengan sangat baik ataupun sebaliknya.

Tampilkan sertifikasi atau award yang bisnis Sobat miliki

Menampilkan sertifikasi dapat menjadi senjata ampuh untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

Karena biasanya sertifikasi dikeluarkan oleh organisasi atau lembaga yang memang memiliki otoritas penuh terhadap suatu keilmuan atau keahlian, sebagaimana kepercayaan konsumen kepada lembaga pemilik otoritas, konsumenpun jadi akan lebih percaya untuk membeli produk dari bisnis Sobat.

Selain sertifikasi, Sobat juga dapat menampilkan award atau penghargaan yang bisnis Sobat dapatkan.

Seperti halnya manfaat dari menampilkan sertifikasi, menampilkan penghargaan atau pencapaian bisnis juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Karena setiap konsumen pasti ingin membeli dari bisnis pemenang penghargaan dan membeli produk yang memenangkan penghargaan.

Jadi, jika Sobat memiliki sertifikasi terkait bisnis yang sedang dijalankan atau penghargaan yang diraih, maka tampilkan saja sertifikasi dan penghargaan (award) tersebut dengan mengunggahnya di media sosial atau website bisnis.

Respon mention dari konsumen di media sosial

Sobat pasti sudah akrab dengan istilah “mention” dalam media sosial baik Instagram, Twitter ataupun Facebook. Sebuah fitur yang memberitahu Sobat bahwa ada konsumen yang sedang membicarakan bisnis Sobat.

Melaui mention, Sobat dapat mengetahui konsumen menyukai atau tidak produk yang Sobat jual. Dan bukan hanya pengalaman terkait produk, tapi melalui mention Sobat juga dapat mengetahui pendapat audiens tentang konten yang Sobat unggah ataupun campaign yang sedang Sobat jalankan.

Terima setiap mention, likes, dan komentar. Hargai waktu yang dihabiskan pelanggan Sobat untuk menulis komentar tersebut. Dengan begitu Sobat memiliki peluang besar untuk meningkatkan reputasi positif bisnis.

Liputan media

Mempromosikan bisnis online memang seharusnya dilakukan secara digital, tapi Sobat juga dapat menggunakan cara lain, contohnya media tradisional. Media tradisional seperti TV, radio, dan majalah juga merupakan cara yang baik bagi Sobat untuk memasarkan bisnis dan menarik pelanggan baru.

Strategi ini mungkin terlihat ketinggalan jaman. Namun, untuk sebagian orang, media tradisional masih menjadi rujukan yang mereka percayai. Jadi, ketika bisnis Sobat ditawari atau mendapat kesempatan untuk diliput, terima tawaran tersebut.

Lalu bagaimana cara menunjukkan liputan tersebut kepada audiens? Cukup dengan menampilkan logo media yang telah meliput bisnis dalam website ataupun channel media sosial Sobat dengan keterangan ‘liputan media’.

Influencer marketing

Hingga tahun 2021 influencer marketing tetap menjadi strategi pemasaran favorit dan diperkirakan nilainya mencapai USD 13,8 miliar.

Sobat pasti tau bahwa influencer adalah orang yang memiliki followers besar di media sosial yang juga memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi followers karena kepercayaan audiens yang diberikan kepada mereka.

Melakukan kolaborasi dengan influencer yang miliki image sesuai dengan bagaimana produk Sobat ingin dipersepsikan, pastinya dapat membangun social proof yang kuat dan dapat merubah keraguan konsumen menjadi kepercayaan untuk membeli.

Nah, itu dia 5 tips membangun social proof bisnis. Selanjutnya, apakah Sobat siap menerima lebih banyak pesanan produk? Maka tidak ada cara yang lebih baik untuk melakukannya selain membangun social proof untuk bisnis Sobat. Karena seringkali Sobat hanya perlu meyakinkan pelanggan yang ragu untuk membeli produk, mengunduh aplikasi, atau ikut serta dalam program layanan bisnis Sobat.

Jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel baru terkait bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Baca juga: Apa itu User-Generated Content dan Manfaatnya untuk Bisnis

Bagikan kepada sobat lainnya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Download Aplikasinya