Hindari Melakukan 5 Hal Ini jika Sobat Baru Memulai Bisnis Online

15 June 2021 • By heppi

Di situasi di mana pandemi masih belum berakhir, mengalihkan bisnis untuk beroperasi secara online bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Karena pilihannya sekarang adalah beradaptasi dengan keadaan atau tidak berkembang.

Dan bukan hanya soal pandemi, dengan beroperasi secara online, ada banyak manfaat yang akan Sobat dapatkan. Salah satunya adalah dapat menjangkau lebih banyak target konsumen, yang berarti bisnis Sobat akan mendapat lebih banyak pesanan dan profit.

Baru memulai bisnis online
5 hal yang perlu dihindari saat baru memulai bisnis online (Sumber: Freepik)

Nah, jika Sobat telah memutuskan untuk mulai mengalihkan bisnis secara online, berikut adalah 5 hal yang perlu Sobat hindari saat baru memulai bisnis online agar dapat beroperasi secara efektif dan efisien.

5 hal yang perlu dihindari saat mulai bisnis online

Terlalu memikirkan strategi pemasaran

Saat bisnis Sobat bertransisi dari offline menuju online, Sobat akan menemui banyak tantangan baru. Salah satunya adalah tantangan biaya dan strategi pemasaran.

Jika saat beroperasi secara offline bisnis Sobat sangat terkenal dan mapan, maka saat Sobat memutuskan beralih operasi menjadi online, bisa jadi Sobat harus mulai dari awal lagi. Karena platformnya sudah berbeda, maka konsumennya juga berbeda.

Tapi jangan takut dan putus asa terlebih dahulu. Saat Sobat mulai mengalihkan bisnis menjadi online, satu hal yang harus Sobat ingat. Selalu miliki mindset pemula di setiap hal yang baru yang Sobat lakukan. Mindset pemula berarti memulai dari langkah kecil, tapi konsisten sambil terus belajar.

Untuk itu, Sobat tidak perlu langsung memikirkan strategi pemasaran dengan tingkat kompleksitas yang tinggi, seperti berkolaborasi dengan influencer, ataupun memikirkan ide campaign yang cocok dengan bisnis. Bukan berarti hal tersebut tidak penting. Namun, karena semua bisnis beralih ke digital pada saat yang sama, maka Sobat juga harus bergerak cepat.

Mulailah dari yang paling dasar. Seperti membuat akun media sosial (Instagram) dan menentukan nama bisnis. Apakah Sobat akan tetap menggunakan nama yang sama dengan saat beroperasi secara offline atau membuat nama yang baru.

Sobat juga dapat menggunakan Instagram Ads dengan budget yang dapat disesuikan dengan keadaan finansial. Selanjutnya, jika hal-hal dasar telah dilakukan, maka Sobat dapat mulai memikirkan strategi selanjutnya.

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Pelanggan Pertama dari Bisnis Online

Fokus pada banyak platform

Karena Sobat baru memulai bisnis online dan juga bekerja dengan anggaran yang relatif rendah, maka bekerja sama dengan agensi untuk untuk memenuhi semua kebutuhan digital bukanlah solusi.

Selain itu, daripada membagi pikiran ke banyak platform yang hanya akan membuat Sobat lelah pikir dan fisik tanpa hasil yang memuaskan, lebih baik Sobat berfokus pada satu platform pada awal berbisnis online.

Karena dengan berfokus pada satu platform, Sobat akan mengurangi anggaran pemasaran dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Mengeluarkan banyak anggaran untuk produksi konten

Jika bisnis Sobat telah bertransisi menjadi beroperasi secara online, pekerjaan Sobat tidak berhenti saat Sobat telah membuka akun media sosial. Karena setelah itu, akan ada banyak sekali hal yang perlu Sobat lakukan.

Sobat masih perlu mempelajari cara menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk, membangun kredibilitas, dan mengonversi lebih banyak penjualan. Dan untuk melakukan ini semua, Sobat membutuhkan banyak konten yang berkualitas.

Namun, dengan adanya faktanya ini tidak lantas mengharuskan Sobat menggelontorkan banyak dana untuk memproduksi konten. Lihat Kembali keadaan finansial bisnis Sobat dan juga kebutuhan pokok yang bisnis Sobat butuhkan.

Jangan sampai Sobat malah mengalami kesulitan keuangan setelah memproduksi banyak konten. Dan selain itu, sebelum membuat konten, Sobat juga perlu melakukan riset terlebih dahulu untuk melihat tren konten apa yang disukai konsumen pada tahun 2021 agar konten yang Sobat buat tetap menarik dan relevan.

Meremehkan User-Generated Content

Konsumen saat ini sangat kritis mempertanyakan keaslian dari suatu produk yang akan mereka lihat. Dan mayoritas konsumen juga melakukan riset terlebih dahulu tentang produk yang ingin mereka beli.

Nielsen global trust in advertising report menyatakan, bahwa bentuk promosi yang paling kredibel datang langsung dari orang yang kita kenal dan percayai. 83% responden online di 60 negara mengatakan mereka memercayai rekomendasi teman, keluarga dan sesame pengguna produk.

Di sinilah UGC berperan penting untuk memberikan bukti asli dan jujur kepada konsumen. Karena seperti yang dijelaskan pada artikel sebelumnya, UGC adalah konten buatan pengguna yang telah menggunakan produk/jasa Sobat terlebih dahulu, yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.

Selanjutnya, Sobat mungkin berpikir bagaimana cara memperoleh UGC jika Sobat baru saja memulai bisnis online? Jangan khawatir, pada skala apapun bisnis Sobat saat ini, Sobat tetap bisa mendapatkan UGC.

Untuk mengumpulkan konten buatan pengguna, Sobat dapat membuat kontes membuat konten apapun baik foto maupun video yang diunggah di media sosial audiens masing-masing dengan menawarkan hadiah menarik. Misalnya dengan memberikan voucher diskon ataupun produk gratis.

Mengalihkan bisnis secara online dapat menjadi tantangan yang baru. Dan juga mengharuskan Sobat untuk belajar banyak hal untuk dapat mengembangkan bisnis yang sebelumnya mungkin sudah mapan.

Namun, di era sekarang, jika Sobat masih tetap bersikukuh untuk beroperasi secara offline saja, Sobat akan ketinggalan dengan bisnis lain yang selalu siap beradaptasi dengan berbagai situasi.

Seperti yang Sobat ketahui, bahwa kemampuan beradaptasi juga merupakan skill yang harus Sobat miliki agar bisnis dapat terus bertahan.

Itu dia 5 hal yang perlu dihindari saat baru memulai bisnis online, jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel baru tentang bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Baca juga: 5 Alasan untuk Mengubah Bisnis Konvensional Menjadi Bisnis Online

Bagikan kepada sobat lainnya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Download Aplikasinya