Wajib Tahu! 7 Langkah Membuat Strategi Media Sosial untuk Bisnis

23 October 2021 • By heppi

Menurut Hootsuite, Strategi media sosial adalah ringkasan dari semua hal yang Sobat rencanakan untuk dilakukan dan ingin dicapai pada platform media sosial. Strategi menjadi suatu panduan atas semua tindakan serta panduan analisis performa media sosial.

Semakin spesifik rencana Sobat, akan semakin efektif. Karena rencana yang terlalu umum atau malah terlalu besar akan membuat rencana tersebut tidak dapat tercapai dan sulit untuk diukur.

Untuk itu, pada artikel ini kita akan membahas langkah-langkah membuat strategi media sosial untuk bisnis yang tepat dan terukur. Yuk, simak!

Membuat strategi media sosial
7 langkah membuat strategi media sosial untuk bisnis (Sumber: Dole777)

7 langkah membuat strategi media sosial untuk bisnis

Tentukan tujuan pemasaran media sosial yang selaras dengan tujuan bisnis

Langkah pertama untuk menciptakan strategi yang membawa bisnis Sobat pada kesuksesan adalah menetapkan tujuan dan sasaran Sobat. Tanpa tujuan Sobat tidak memiliki cara untuk mengukur kesuksesan dan laba atas investasi atau return of investment (ROI).

Sobat bisa saja menggunakan beberapa platform media sosial, tapi pastikan Sobat memiliki tujuan yang telah ditentukan dengan metode SMART.

Apa itu metode SMART? SMART adalah singkatan dari specific (spesifik), Measurable (terukur), attainable (dapat dicapai), relevant (relevan) dan time-bound (dibatasi waktu). Sebuah metode yang dapat memandu Sobat untuk memastikan bisnis menjadi sukses.

Pelajari apapun tentang target konsumen

Mengetahui siapa target konsumen dan apa yang ingin mereka lihat di media sosial adalah kunci membuat strategi pemasaran.

Karena dengan begitu Sobat dapat membuat konten yang mereka sukai, membuat konsumen meninggalkan komentar, dan membagikannya kepada orang lain. Langkah ini juga penting jika Sobat ingin mengubah pengikut media sosial menjadi pelanggan untuk bisnis Sobat.

Ketika berbicara dengan target konsumen, maka Sobat perlu mengetahui hal-hal seperti:

  • Umur
  • Domisili
  • Rata-rata pendapatan
  • Pekerjaan
  • Minat
  • Masalah yang dihadapi

Dengan menentukan 6 hal di atas, Sobat akan dapat membuat strategi yang berfokus pada target konsumen. Dan konsumen juga merasa bahwa mereka dilihat sebagai individu manusia, bukan hanya sekedar objek untuk membantu bisnis mencapai kesuksesan.

Tidak hanya menentukan buyer persona di atas, tapi Sobat juga perlu melakukan riset lebih dalam tentang target konsumen melalui data-data yang dapat Sobat dapatkan dengan cara melakukan survey ataupun mencari data sekunder dari website yang memiliki otoritas tinggi.

Cara ini akan memberikan pandangan lebih jelas terkait target konsumen yang akan Sobat layani, sehingga dalam membuat strategi pemasaran dan pengeksekusian akan minim masalah.

Lakukan riset kompetitor

Kompetitor Sobat sudah lebih dulu menggunakan media sosial untuk kegiatan pemasaran? Berarti saatnya Sobat ‘mengintip’ apa saja yang mereka lakukan.

Analisis kompetitif memungkinkan Sobat untuk memahami siapa saja kompetitor Sobat dan strategi apa saja yang mereka lakukan yang bekerja dengan baik ataupun tidak begitu baik.

Langkah ini akan membantu Sobat untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang apa saja strategi yang bekerja dalam industri bisnis serta membantu Sobat menetapkan target media sosial Sobat sendiri. Selain itu, langkah Ini juga akan membantu Sobat melihat peluang.

Mungkin salah satu kompetitor Sobat dominan di Facebook, dan tidak begitu aktif di Twitter dan Instagram. Namun, karena Sobat sedang berfokus dalam meningkatkan kehadiran digital dengan memberikan banyak konten foto, maka Sobat memiliki peluang besar untuk lebih menonjol di Instagram.

Lakukan audit media sosial

Jika Sobat sudah menggunakan media sosial, perhatikan kinerja media sosial sejauh ini. Lakukan audit kinerja media sosial untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Konten apa yang berhasil, dan apa yang tidak?
  • Apakah tingkat engagement tinggi?
  • Platform media sosial mana yang banyak digunakan audiens target Anda?
  • Bagaimana kehadiran media sosial Sobat dibandingkan dengan kompetitor?

Setelah Sobat mengumpulkan informasi di atas, maka Sobat akan siap untuk mulai memikirkan cara untuk meningkatkan performa media sosial.

Pastikan audit yang Sobat lakukan harus memberi Sobat gambaran yang jelas tentang tujuan masing-masing akun media sosial bisnis Sobat. Jika tujuan akun media sosial bisnis tidak jelas, pertimbangkan kembali penggunaan media sosial tersebut.

Untuk membantu Sobat memutuskan, tanyakan kembali pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah audiens saya ada platform media sosial ini?
  • Jika iya, bagaimana mereka menggunakan platform ini dan apa yang mereka cari?
  • Dapatkah saya menggunakan akun media sosial ini untuk membantu mencapai tujuan bisnis?

Mengajukan pertanyaan-pertanyaan di atas akan membuat strategi Sobat tetap fokus.

Siapkan akun media sosial dan perbaiki profil akun

Ketika Sobat sudah memilih platform mana yang akan Sobat gunakan, maka saatnya Sobat mengerjakan hal yang paling dasar, yaitu mengisi profil akun.

Pastikan Sobat mengisi secara detail informasi umum yang perlu diketahui konsumen pada bio. Sepeti nama bisnis, username, logo, informasi produk atau jasa yang dijual hingga kontak yang dapat dihubungi.

Mengisi profil akun dengan lengkap menandakan bahwa Sobat menjalankan bisnis dengan serius. Begitu pula dengan konsumen, mereka akan melihat bisnis Sobat sebagai bisnis yang akan memberikan layanan prima pada konsumennya.

Buat kalender konten media sosial

Mengunggah konten yang menarik tentu saja penting, tetapi memiliki jadwal kapan Sobat akan membagikan konten untuk mendapatkan hasil maksimal juga sama pentingnya untuk dilakukan.

Kalender konten media sosial Sobat harus berisi tanggal dan waktu di mana Sobat akan mempublikasikan jenis konten di setiap platform media sosial. Proses pembuatan jadwal konten ini merupakan tempat yang tepat untuk merencanakan semua aktivitas media sosial bisnis, mulai dari konten foto, video, membagikan link informatif, dan membagikan ulang konten yang dibuat pengguna (user-generated content) hingga posting blog.

Kalender konten juga penting untuk memastikan postingan Sobat diunggah di channel yang tepat dan waktu yang tepat pula.

Analisis kinerja dan sesuaikan strategi dengan tepat

Ketika membuat strategi media sosial, Sobat tidak dapat berasumsi bahwa Sobat dapat menemukan formula yang tepat pada percobaan pertama.

Saat Sobat mulai menerapkan strategi pemasaran dan menganalisis hasilnya, Sobat mungkin menemukan bahwa beberapa strategi yang Sobat pikir akan memberikan performa baik ternyata tidak bekerja sebaik yang Sobat harapkan, sementara strategi yang Sobat pikir tidak memberikan kinerja baik malah bekerja lebih baik dari yang dipikirkan.

Proses analisis kinerja akan membuat Sobat menemukan hal-hal yang masih perlu dibenahi dan juga membentuk mindset untuk terus belajar. Karena dalam dunia bisnis, semua berubah dan berkembang dengan sangat cepat.

Itu dia 7 langkah membuat strategi media sosial untuk bisnis. Jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel baru terkait bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Baca juga: Strategi Menggunakan Instagram Marketing untuk Bisnis Sobat

Bagikan kepada sobat lainnya

Download Aplikasinya