Dropshipping: Definisi, Manfaat dan Kelemahan

18 July 2021 • By heppi

Jika Sobat sedang mencari ide bisnis yang tidak membutuhkan modal besar, dapat dikerjakan dari mana saja, dan dapat menghasilkan untung yang besar, Sobat pasti sudah banyak membaca mendapatkan saran untuk memulai bisnis dropshipping, kan?

Dengan begitu banyak manfaat dari memulai bisnis dropship, sebenarnya apa sih definisi dropshipping itu? Apakah bisnis dropship juga memiliki kelemahan disamping banyaknya manfaat yang ada?

Definisi, manfaat dan kelemahan
Definisi, manfaat dan kelemahan dropshipping (Sumber: Markus Winkler)

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, yuk, langsung baca penjelasannya di bawah!

Apa itu dropshipping?

Dropshipping adalah metode ritel di mana penjual tidak pernah secara fisik menyimpan produk yang dijualnya.

Penjual akan menampilkan berbagai produk pada akun media sosial atau situs website bisnis, dan baru akan mengontak supplier ketika ada pesanan yang masuk dari konsumen. Pengiriman produk kepada konsumen juga langsung ditangani oleh pihak ketiga.

Jadi, penjual online tidak pernah benar-benar melihat, menahan, atau mengirimkan barang, mereka secara efektif mengiklankannya untuk supplier dan memasarkan harga produk sesuai dengan keingan penjual sehingga mereka dapat memperoleh keuntungan.

Setelah mengetahui definisi dropship, pertanyaan selanjutnya adalah apa saja keuntungan dan kerugian dari bisnis dropshipping?

Keuntungan dropshipping

Mudah untuk dimulai

Keuntungan pertama dari bisnis dropshipping adalah Sobat dapat dengan mudah memulainya. Sobat tidak perlu menjadi expert dalam bisnis dan bahkan Sobat tidak memerlukan pengalaman bisnis sebelumnya.

Jika Sobat meluangkan waktu untuk mempelajari dasar-dasar bisnis, Sobat dapat memulai bisnis dropship secepatnya dan mempelajari hal lainnya seiring berjalannya waktu.

Bisnis dropship juga sangat mudah dilakukan karena Sobat tidak memerlukan banyak modal. Sobat tidak perlu gudang untuk menyimpan produk atau tim untuk membantu bisnis Sobat. Sobat juga tidak perlu khawatir tentang stok atau pengiriman.

Intinya adalah jika Sobat memiliki komitmen besar, Sobat dapat menjalankan bisnis dropshipping sekarang juga.

Mudah untuk dikembangkan

Keuntungan lain dari bisnis dropshipping adalah jika Sobat ingin mengembangkan bisnis dropship Sobat ke level selanjutnya, Sobat tidak perlu banyak mengubah model bisnis Sobat.

Sobat mungkin akan lebih banyak melakukan pekerjaan dalam pemasaran dan penjualan, tapi rutinitas bisnis Sobat kurang lebih akan sama.

Saat Sobat ingin mengembangkan bisnis dropship, Sobat juga tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk merekrut tim, karena Sobat sebenarnya dapat melakukan semuanya sendiri. Kecuali jika Sobat memang sudah tidak dapat meng handle semua sendiri dan membutuhkan tambahan pekerja.

Dropshipping tidak memerlukan banyak modal

Karena memulai bisnis dropship hanya membutuhkan sedikit modal, Sobat bisa memulai dengan dana minimal.

Sobat dapat membangun seluruh bisnis langsung dari laptop, dan Sobat tidak perlu melakukan investasi tingkat tinggi. Bahkan saat bisnis Sobat mulai berkembang, Sobat masih dapat menekan biaya seminimal mungkin.

Fleksibel

Ini adalah salah satu manfaat terbesar dari bisnis dropship. Sobat bisa menjadi bos bagi diri sendiri dan menetapkan aturan Sobat sendiri. Hal ini menjadikan dropshipping salah satu karier paling fleksibel yang dapat dikejar siapa pun.

Selain itu, Sobat dapat bekerja dari rumah hanya dengan laptop atau HP, serta dapat bekerja pada waktu yang paling nyaman bagi Sobat.

Dropshipping juga fleksibel karena memberi Sobat banyak ruang untuk membuat keputusan yang sesuai untuk bisnis Sobat sendiri.

Sobat dapat dengan mudah membuat daftar produk baru kapan pun Sobat mau, dan dapat menyesuaikan strategi dengan cepat.

Mudah untuk dikelola

Karena bisnis dropship tidak mengharuskan Sobat untuk membuat banyak komitmen, maka Sobat dapat mengatur semuanya dengan mudah.

Setelah Sobat menemukan pemasok dan menyiapkan semuanya, Sobat hanya perlu bertanggung jawab atas etalase online yang Sobat miliki.

Kelemahan dropshipping

Keuntungan sedikit

Salah satu kelemahan dropshipping adalah Sobat perlu mengurangi ekspektasi profit yang ingin Sobat dapatkan. Hal ini bukan berarti bisnis dropship tidak menguntungkan, tetapi Sobat perlu mengetahui dan memahami bahwa pada beberapa pasar produk, keuntungannya akan lebih sedikit.

Kelemahan bisnis dropship ini akan sangat terlihat ketika Sobat melakukan dropshipping di pasar produk yang sangat kompetitif.

Karena salah satu cara untuk mendapatkan perhatian pelanggan pada pasar yang sangat kompetitif adalah dengan memberikan harga yang murah, artinya keuntungan yang akan didapat juga semakin kecil.

Tapi jangan khawatir, karena ada solusi untuk masalah ini. Sobat hanya perlu melakukan riset terlebih dahulu produk mana yang memiliki banyak peminat, tapi penjual produk masih sedikit. Dengan begitu tingkat kompetisi akan mudah dan Sobat dapat mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Dropshipping dapat mempersulit pemrosesan pesanan

Dropshipping memang mudah: Pesanan konsumen pelanggan masuk, Sobat melakukan pemrosesan, dan supplier Sobat melakukan packing serta pengiriman.

Namun, jika Sobat menjual produk dari beberapa pemasok, Sobat mungkin mengalami beberapa masalah. Karena setiap pemasok mungkin menggunakan solusi pengiriman yang berbeda, yang dapat menimbulkan masalah bagi Sobat dan pelanggan.

Perbedaan cara pengiriman juga membuat biaya menjadi tinggi, dan pengiriman beberapa produk bisa menjadi masalah.

Dropshipping tidak memberi Sobat banyak kendali

Kelemahan dropshipping lainnya adalah Sobat tidak memiliki banyak kendali atas aspek-aspek tertentu dari proses dropshipping seperti stocking produk, pemenuhan pesanan, dan pengiriman.

Sobat harus mengandalkan pemasok untuk melakukan segalanya dengan benar dan bekerja dengan mulus. Kurangnya kontrol ini dapat membuat beberapa pengusaha tidak nyaman.

Dropshipping membuat layanan pelanggan lebih sulit

Ini adalah masalah lain yang terjadi ketika pesanan salah atau pemasok gagal melakukan pengiriman. Karena Sobat hanya memasarkan produk tanpa secara fisik memiliki produknya, maka saat terjadi kasus seperti salah kirim produk atau produk rusak, penanganan customer service akan lebih sulit.

Selain itu, kelemahan dropshipping yang paling disayangkan adalah Sobat harus disalahkan ketika pelanggan Sobat tidak puas dengan produk. Karena walaupun Sobat bisa melakukan segalanya dengan benar, tapi saat supplier bermasalah, Sobat akan tetap menjadi pihak penerima komplain dan juga dituntut memberikan solusi.

Seperti halnya jenis bisnis lainnya, bisnis dropship pun memiliki manfaat dan kelemahannya sendiri. Dan setelah membaca penjelasan tentang bisnis dropshipping di atas, sekarang keputusan ada di diri Sobat sendiri. Apakah Sobat akan memulai bisnis dropship atau tidak.

Jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel baru terkait bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Baca juga: Ide Bisnis Ibu Rumah Tangga yang Mudah Dilakukan

Bagikan kepada sobat lainnya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Download Aplikasinya