Jangan Mulai Menjadi Pengusaha Jika Sobat Memulainya dengan 5 Alasan Ini!

17 May 2021 • By admin_it

Sebutan pengusaha memang selalu membuat orang lain berkata “Waah, hebat” dan juga membuat orang terkagum-kagum. Pandangan orang ini kemudian terkadang atau bahkan menjadi alasan utama seseorang untuk memutuskan membuka usaha.

Menjadi pengusaha, jika dilihat dari luar memang terlihat sangat menyenangkan dan nyaman. Sobat dapat bekerja dari mana saja tanpa harus setiap hari bangun pagi dan terjebak macet di jalan. Sobat juga tidak perlu menunggu weekend untuk memutuskan beristirahat.

Jangan mulai menjadi pengusaha
5 alasan untuk tidak menjadi pengusaha (Sumber: Freepik)

Namun, sebelum Sobat terlena dengan semua hal yang tampak dari luar ini, Sobat perlu melihat ke dalam diri sendiri dan mempertanyakan apakah Sobat memang cocok dan siap dengan semua proses membangun usaha. Karena pada faktanya, di balik semua hal yang terlihat menyenangkan, membangun usaha bukanlah hal yang mudah.

5 alasan untuk tidak menjadi pengusaha

Sobat tidak memiliki kontrol mental yang baik

Memulai usaha pada faktanya sungguh sangat sulit. Pasang surut yang akan Sobat temui hampir tidak mungkin diukur. Selain itu, jika Sobat hanya berfokus pada sisi baik pengusaha saja (penghasilan besar, kebebasan waktu, menjadi bos untuk diri sendiri) maka saya sarankan untuk tidak memulai perjalanan memulai usaha Sobat.

Tanyakan pada diri Sobat sendiri apakah Sobat memiliki pengendalian mental yang baik. Karena akan ada banyak hari di mana Sobat bertemu dengan kondisi yang berbeda 180%. Hari ini Sobat untung 1 miliar, esok hari Sobat dapat mengalami kerugian 2 miliar

Sobat tidak memiliki pengalaman yang terkait dengan bisnis yang ingin dijalankan

Jika Sobat ingin memulai usaha sayuran organik tapi Sobat masih membasmi hama sayuran dengan cairan kimia, maka sudah dapat dipastikan usaha Sobat akan gagal.

Selalu pastikan Sobat telah memiliki ilmu dasar atau lebih baik pengalaman nyata tentang usaha yang ingin Sobat rintis. Jika Sobat belum memiliki pengetahuan atau pengalaman, maka akan lebih bijak jika Sobat menunda menjalankan bisnis yang telah Sobat pilih.

Hal ini bukan hanya tentang kerugian ataupun kegagalan yang akan Sobat alami, tapi ada hal yang lebih besar yang Sobat korbankan dengan tidak memiliki pengetahuan sama sekali terkait bisnis, yaitu kepercayaan konsumen. Sekali Sobat merusak kepercayaan konsumen, maka Sobat membutuhkan usaha ekstra untuk mendapatkannya kembali. Atau lebih buruk, Sobat akan dikenal sebagai pengusaha dengan citra yang buruk.

Sobat berharap memiliki lebih banyak waktu luang dan bekerja lebih sedikit

Jika Sobat berpikir bahwa dengan menjadi pengusaha maka Sobat memiliki banyak waktu luang dan mengerjakan lebih sedikit pekerjaan dibandingkan menjadi karyawan, maka hal itu benar, tapi tidak 100% benar.

Argumen ini benar jika Sobat telah sampai pada level bisnis yang memiliki karyawan serta sistem menejerial yang kuat. Karena dengan begitu ada banyak orang yang membantu Sobat menjalankan bisnis.

Namun, jika Sobat masih menjalankan semuanya sendiri, maka jangan harap Sobat memiliki waktu luang yang banyak. Bahkan Sobat akan mengerjakan seluruh proses bisnis sendiri. Dari mulai yang paling dasar, ide bisnis, mencari supplier, melakukan kontrol, melakukan kegiatan marketing hingga shipping.

Baca juga: Yuk, produktif! Ini 7 Tips Manajemen Waktu untuk Pengusaha

Karena Sobat tidak suka bekerja untuk siapa pun

Cukup banyak orang yang menjadi wirausaha karena mereka tidak tahan memiliki bos. Dalam benak orang-orang ini, cara terbaik untuk tidak perlu berurusan siapa pun adalah dengan menjadi pengusaha.

Kenyataannya, dengan menjadi seorang pengusaha, semua orang akan menjadi bos Sobat. Dalam artian, jika Sobat tidak mampu menjadi pemiliki bisnis yang baik maka karyawan, konsumen hingga investor akan meninggalkan Sobat.

Jadi, sebenarnya, dengan menjadi pengusaha Sobat malah akan bertanggung jawab kepada banyak orang. Bertanggung jawab memberikan lingkungan kerja yang kondusif bagi karyawan, bertanggung jawab memberikan produk serta layanan yang memuaskan kepada konsumen, serta bertanggung jawab memberikan performa bisnis yang baik kepada investor.

Karena Sobat tidak menyukai pekerjaan yang dimiliki sekarang

Terakhir, jika Sobat memutuskan untuk mulai menjadi pengusaha karena Sobat tidak menyukai pekerjaan yang Sobat miliki sekarang, maka jangan pernah memulainya. Karena Sobat pasti akan gagal.

Jika Sobat tidak menyukai pekerjaan yang Sobat miliki sekarang, maka ajukan resign dan cari pekerjaan yang baru. Bukan malah membangun usaha. Sebenarnya bukan hal yang salah dengan keinginan memulai usaha, tapi jika Sobat memulai usaha tanpa berpikir panjang dan tanpa memiliki strategi yang kuat, maka pilihan memulai usaha bisa menjadi senjata makan tuan.

Sobat bisa mulai dengan menjadi dropshipper atau reseller sebagai pekerjaan sampingan untuk merasakan sendiri bagaimana sebenarnya menjalankan sebuah usaha bisnis. Setelah itu Sobat dapat menentukan sendiri apakah dunia bisnis adalah dunia yang cocok untuk Sobat atau tidak.

Tidak semua orang harus menjadi pengusaha, dan tidak semua orang memiliki mental pengusaha. Bekerja untuk orang lain juga bukanlah hal yang salah serta memalukan. Apapun pekerjaan yang Sobat pilih, jika Sobat memberikan 100% usaha Sobat, maka Sobat kan menjadi sukses sebagaimana definisi sukses Sobat sendiri.

Baca juga: 5 Karakter yang Penting untuk Jadi Pengusaha Sukses

Jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel baru tentang bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Bagikan kepada sobat lainnya

Download Aplikasinya

Enable Notifications OK No thanks