Jika Sobat berpikir untuk istirahat atau malah berhenti memproduksi dan mengunggah konten selama pandemi, maka jangan lakukan. Karena pandemi COVID-19 seharusnya tidak menghentikan setiap upaya pemasaran di perusahaan Sobat.
Kenapa? Berikut 5 penjelasan 5 alasannya.

5 Alasan untuk terus membuat konten selama pandemi
Daftar isi
Audiens menghabiskan banyak waktu dengan perangkat seluler mereka
Kita tahu bahwa saat ini banyak orang menghabiskan waktu mereka dengan perangkat seluler mereka. Terlebih saat masa isolasi diri di rumah selama pandemi.
Karena dibatasinya kegiatan di luar rumah, maka jutaan orang telah beralih ke perangkat digital untuk segala hal mulai dari berita hingga hiburan.
Nah, di sinilah peran Sobat. Memberikan asupan konten apapun, bisa berupa artikel, konten video, micro blog, hingga konten foto.
Karena walaupun mungkin audiens tidak membeli produk yang Sobat tawarkan, tapi mereka tetap mengetahui, bahkan menanti konten yang Sobat unggah.
Penting untuk mengambil posisi saat pandemi
Mungkin Sobat lebih memilih diam dan tidak memberikan komentar apapun karena bisnis Sobat tidak ada sangkut pautnya dengan pandemi. Namun, sikap diam tersebut malah dapat membuat konsumen memiliki pikiran negatif tentang bisnis Sobat.
Sikap diam tanpa komentar dapat diartikan bahwa bisnis Sobat tidak peduli dengan adanya pandemi dan juga bagaimana pandemi berdampak pada target konsumen Sobat.
Untuk itu, coba lihat kembali peran apa yang dapat bisnis Sobat ambil untuk turut membantu membuat situasi lebih baik.
Jika Sobat tidak dapat memberikan promo atau diskon, maka Sobat dapat memberikan asupan konten dengan nilai-nilai positif secara gratis.
Karena kadang, tidak menempatkan diri pada posisi manapun lebih buruk dari pada mengambil posisi yang buruk.
Konten adalah investasi jangka panjang
Apakah Sobat merasa bisnis Sobat tidak menarik perhatian banyak orang selama pandemi ini?
Jangan panik, karena itu adalah hal yang wajar. Masa pandemi adalah waktu di mana banyak oramg lebih berfokus kepada Kesehatan dan keluarga. Namun, bukan berarti Sobat juga memilih berhenti untuk memproduksi konten.
Orang-orang mungkin tidak melihat atau membaca konten Sobat sekarang. Namun ada beberapa jenis konten yang bertujuan untuk tujuan jangka panjang. Jadi, dari pada membuat konten yang berfokus pada penjualan, cobalah untuk membuat konten dengan pemikiran ke depan.
Tetap buat konten yang dapat meningkatkan brand awareness, memberi pengetahuan kepada konsumen potensial, membangun kepercayaan dan kesetiaan konsumen, dan meningkatkan traffic dengan membuat konten yang informatif dan menghibur.
Menambah jangkauan konsumen dan followers
Dengan ketidakstabilan ekonomi dan resesi yang telah diprediksi, banyak orang berpikir dua kali untuk menggunakan uang yang masih mereka miliki.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak bisnis mengalami penurunan konversi selama pandemi.
Hal ini mungkin membuat Sobat bertanya ‘kenapa saya harus tetap memproduksi dan mengunggah konten?’
Jawabannya adalah karena menulis blog ataupun mengunggah konten di media sosial bukan hanya tentang mendapatkan konversi dan keuntungan, tapi untuk meningkatkan retensi followers dan menjangkau followers baru.
Karena saat ini orang-orang tidak lagi mengikuti akun bisnis Sobat semata-mata untuk tujuan belanja. Namun, mereka mengikuti akun bisnis Sobat untuk terhubung dan mendapatkan informasi.
Jadi, dari pada mengkhawatirkan penurunan konversi, lebih baik Sobat berfokus pada konsumen yang lebih banyak menggunakan waktu mereka untuk mengonsumsi konten melalui perangkat seluler mereka selama pandemi.
Konsistensi adalah kunci
Konsistensi dan keteraturan adalah dua aspek besar dari kesuksesan konten Sobat.
Karena ada lebih dari 500 jam konten video diunggah ke YouTube setiap menit per Mei 2019. Dan ada hampir 75 juta posting blog yang diterbitkan di situs WordPress pada April 2020.
Untuk itu, jika Sobat tidak menjaga konsistensi dalam mengunggah konten, bisa jadi website Sobat tidak lagi terbaca oleh Google. Dan peringkat Sobat dalam mesin pencari akan turun.
Itu dia penjelasan 5 alasan kenapa Sobat harus tetap memproduksi konten selama pandemi. Jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel terbaru terkait bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.
Baca juga: 6 Tips Membuat Konten yang Menarik Konsumen




