6 Strategi Pemasaran Efektif Pasca Pandemi

20 October 2021 • By heppi

Pemasaran bukan hanya tentang menjual produk melainkan menciptakan pengalaman yang menarik untuk pelanggan dan membuat mereka terpikat dengan bisnis Sobat.

Apalagi di era pasca pandemi di mana kondisi dunia menjadi benar-benar berbeda. Kepercayaan dan hubungan dengan konsumen menjadi faktor yang sangat penting untuk mempertahankan pelanggan (existing customer).

Karena pemasaran adalah tentang inovasi berkelanjutan, bisnis Sobat perlu mulai bekerja untuk menciptakan strategi pemasaran baru. Berikut adalah beberapa petunjuk untuk membangun strategi pengembangan pasar yang akan membantu bisnis Sobat menonjol di era pascapandemi.

Pemasaran efektif pasca pandemi
6 strategi pemasaran efektif pasca pandemi (Sumber: Hal Gatewood)

6 strategi pemasaran efektif pasca pandemi

Pertahankan pelanggan yang sudah ada

Salah satu hal yang perlu Sobat ketahui dan tanamkan dalam mindset adalah bahwa mengakuisisi pelanggan baru membutuhkan biaya yang lebih mahal dibandingkan mempertahankan pelanggan yang sudah Sobat miliki (existing customer).

Oleh karena itu, setelah Sobat mendapatkan loyalitas pelanggan, Sobat harus menghargai dan mempertahankannya. Caranya? Dengan membuat strategi pemasaran yang berfokus pada pemberian kembali pada konsumen. Seperti memberikan promo khusus atau membuat program loyalitas.

Alihkan bisnis menjadi online

Pembatasan yang diberlakukan selama pandemi mendorong bisnis untuk bergerak secara online. Ditambah, karena pelanggan lebih fokus pada platform online, penting untuk Sobat memasarkan produk dan layanan bisnis melalui berbagai platform digital seperti Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube.

Strategi pemasaran digital sangat penting dalam kondisi pandemi seperti ini karena dapat membantu Sobat membuat kehadiran digital yang kuat pada target konsumen Sobat. Oleh karena itu, semua strategi pemasaran untuk pertumbuhan harus memberikan penekanan khusus pada kehadiran digital yang kuat.

Tunjukkan empati

Pada masa pasca pandemi, menunjukkan rasa empati dengan membawa emosi manusia ke garis depan semua campaign dan strategi pemasaran adalah suatu keharusan. Masa pandemi telah mengajarkan bahwa pemasaran selama pandemi adalah tentang melakukan hal yang baik dan menunjukkan empati daripada berorientasi pada penjualan.

Salah satu contohnya adalah supermarket yang berbasis di Inggris. Supermarket Morrisons mengubah strategi bisnis menjadi ‘feed the nation‘ atau memberi makan bangsa yang bermitra dengan Amazon untuk meningkatkan deliveryatau pengantaran produk ke rumah. Langkah itu tidak ditujukan untuk meningkatkan penjualan, tetapi memenuhi kebutuhan pelanggan yang mungkin sedang melakukan isolasi mandiri atau sedang dalam kondisi tidak dapat meninggalkan rumah.

Unggah konten menarik

Menurut Statista, rata-rata penggunaan internet masyarakat Indonesia mengalami peningkatan menjadi 8 jam 52 menit per hari. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa masyarakat Indonesia menghabiskan lebih banyak waktu untuk berselancar di internet.

Gunakan data ini untuk membuat banyak jenis dari mulai video ataupun foto yang menarik yang topiknya telah Sobat sesuaikan dengan target audiens dan bisnis yang Sobat jalankan.

Semakin menarik, unik dan informatif konten, maka semakin tinggi juga engagement audiens dengan bisnis Sobat yang dapat berakhir dengan peningkatan penjualan.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Sobat Harus Tetap Memproduksi Konten selama Pandemi

Maksimalkan SEO

Cara sederhana, tapi memiliki dampak besar untuk membuat produk Sobat menonjol adalah dengan memaksimalkan SEO (search engine optimization).

Dengan menggunakan kata kunci yang tepat, Sobat dapat membuat konten yang tepat sasaran dan juga meningkatkan peringkat pada mesin pencari Google sehingga peluang bisnis Sobat untuk dilihat semakin besar.

Buat pengalaman pelanggan yang baik

Karena semua proses jual beli beralih menjadi secara online yang tentunya berbeda dengan proses jual beli secara tatap muka (offline), maka jangan lupa untuk memberikan pengalaman pelanggan yang baik selama proses jual beli online ini.

Pastikan semua channel digital yang Sobat gunakan untuk kegiatan promosi menyediakan segala informasi yang dibutuhkan oleh konsumen. Mulai dari foto produk yang berkualitas, caption yang memberikan penjelasan detail terkait informasi produk seperti harga, warna, bahan yang digunakan.

Selain itu cepatnya pelayanan termasuk proses membalas chat pesanan, proses packing produk juga perlu Sobat perhatikan.

Era pasca pendemi adalah era di mana bisnis dikelilingi oleh banyak ketidakpastian, tapi satu hal yang pasti. Sobat harus menjadi sangat fleksibel untuk beradaptasi dengan kondisi yang terus berubah dan berfokus pada konsumen.

Jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel baru terkait bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Baca juga: 5 Tips Hadapi Krisis Bisnis di Tengah Pandemi

Bagikan kepada sobat lainnya

Download Aplikasinya