4 Kesalahan Umum Saat Beriklan Menggunakan Google Adwords

26 April 2021 • By heppi

Bukan hal yang aneh lagi bahwa hampir seluruh pemilik bisnis memanfaatkan layanan iklan Google Adwords untuk memasarkan bisnisnya. Karena dengan beriklan dengan Google Adwords, bisnis Sobat dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Ada banyak sekali keuntungan beriklan melalui platform Google. Namun, sebelum Sobat mulai beriklan, perlu Sobat ketahui bahwa beriklan melalui Google tidak hanya tentang menemukan dan menggunakan kata kunci yang sesuai. Ada lebih banyak faktor yang menentukan kesuksesan kampanye iklan Sobat.

Beriklan menggunakan Google Adwords
4 Kesalahan beriklan menggunakan Google Adwords (Sumber: Unsplash)

Untuk membantu Sobat mengurangi kesalahan dalam beriklan dan malah membuat rugi, berikut adalah 4 kesalahan umum yang biasa dilakukan oleh pemilik bisnis serta pemasar saat beriklan dengan Google Adwords yang dapat Sobat hindari.

4 Kesalahan umum beriklan menggunakan Google Adwords

Tidak adanya landing page atau design landing page yang buruk

Halaman pertama yang dibuka pengunjung situs Sobat setelah mengklik iklan Google Sobat disebut landing page atau halaman arahan. Halaman arahan adalah bagian penting dari iklan Adwords Sobat, dan landing page yang bagus dapat langsung menggandakan  prospek bisnis dari Google AdWords (tanpa mengeluarkan uang lebih banyak untuk klik).

Tanpa adanya landing page yang menarik, dapat membuat iklan AdWords Sobat gagal. Karena berdasarkan riset, diperkirakan situs web bisnis lokal biasanya mengonversi sekitar 5 persen aja. Di sisi lain, halaman arahan yang dirancang lebih baik dapat dengan mudah dikonversi pada 10 persen menjadi 20 persen.

Hal ini berarti, jika Sobat memiliki landing page yang menarik, peningkatan penjualan Soabt dapat meningkat 10-20%.

Konten iklan yang buruk dengan rasio klik-tayang yang rendah

Seperti halnya landing page, iklan Google dengan konversi tinggi dengan rasio klik-tayang (CTR) tinggi juga dapat langsung menggandakan prospek bisnis Sobat. Dan bagian terbaiknya adalah Google memberi penghargaan kepada Sobat karena memiliki iklan dengan konversi tinggi. Jadi, menggandakan CTR Sobat tidak hanya akan menghasilkan prospek potensial dua kali lebih banyak, tetapi Sobat juga dapat membayar jauh lebih sedikit untuk setiap klik.

Hal itu karena Google memiliki algoritme yang dikenal sebagai skor kualitas yang menentukan jumlah yang Sobat bayarkan untuk klik. Di Adwords, hanya karena Sobat menawar paling tinggi untuk kata kunci tertentu tidak menjamin iklan Sobat akan tampil di posisi teratas.

Google menghargai relevansi. Dan jika Sobat dapat menunjukkan kepada Google bahwa iklan Sobat lebih relevan daripada pesaing Sobat (dan clickthrough rate adalah faktor nomor satu yang digunakan untuk menentukan relevansi), Sobat dapat memperoleh peringkat yang lebih tinggi daripada pesaing Sobat, namun membayar lebih sedikit per klik daripada yang mereka lakukan.

Menjalankan terlalu banyak iklan

Salah satu keunggulan dari Google ads adalah Sobat bisa men-target semua kata kunci yang digunakan oleh seluruh pengguna Google di dunia. Namun,  arena hal ini juga, memulai beriklan di Google menjadi sulit. Dari kata kunci manakah Sobat harus mulai?

Yang sering terjadi adalah Sobat men-target berbagai kata kunci sebanyak mungkin, padahal Sobat tidak memiliki anggaran yang besar. Akibatnya adalah di setiap kata kunci, penawaran /bid Sobat akan selalu kalah oleh pesaing yang memiliki anggaran lebih besar, sehingga bisnis kamu akhirnya tidak muncul sama sekali.

Untuk itu, fokuslah pada beberapa kata kunci saja. Beri perhatian penuh untuk menemukan kata kunci yang paling efektif dan memastikan bisnis kamu muncul di Google sesering mungkin.  Saat iklan Sobat sudah mulai mendatangkan hasil yang baik, barulah mulai meningkatkan anggaran dan menambah beberapa iklan lagi.

Membidik audiens yang terlalu luas

Kampanye iklan terkadang tidak membidik audiens yang tepat. Sehingga jangankan membeli, mereka bukanlah calon pelanggan potensial bisnis Sobat.

Kampanye ini biasanya memiliki rasio konversi tinggi dengan biaya rendah. Namun, ada cara yang lebih baik. Untuk itu, lihat kembali target konsumen yang telah bisnis Sobat tentukan, selain lihat juga data riil bagaimana demografi konsumen yang menggunakan jasa ataupun membeli produk Sobat.

Google Ads dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk mendatangkan omzet dan penjualan tambahan ke bisnis kamu. Namun, saat Sobat beriklan tanpa strategi yang tepat, yang terjadi bisa jadi sebaliknya. Yaitu menghancurkan pendapatan, penjualan dan keuangan bisnis Sobat

Memastikan pengeluaran Sobat di Google Ads berjalan dengan hemat dan efisien memerlukan banyak uji coba dan usaha. Tetapi hasil dari penghematan itu akan membantu iklan Sobat untuk berjalan lebih lama dan mendatangkan lebih banyak penjualan.

Jika Sobat menyukai artikel ini dan tidak ingin ketinggalan artikel baru terkait bisnis serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Bagikan kepada sobat lainnya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Download Aplikasinya