5 Nilai Hidup Elon Musk yang Patut Dicontoh Oleh Entrepreneur

24 April 2021 • By heppi

Siapa itu Elon Musk? Elon Musk adalah pengusaha dan pengusaha Amerika kelahiran Afrika Selatan yang mendirikan X.com pada tahun 1999 (yang kemudian menjadi PayPal), SpaceX pada tahun 2002 dan Tesla Motors pada tahun 2003. Elon Musk menjadi seorang miliarder di usia akhir 20-an ketika dia menjual perusahaan rintisannya. perusahaan, Zip2, ke sebuah divisi dari Compaq Computers.

Nilai hidup Elon Musk
5 nilai hidup Elon Musk (Sumber: Detik.net)

Musk lahir pada 28 Juni 1971, di Pretoria, Afrika Selatan. Sebagai seorang anak, Musk begitu tenggelam dalam lamunannya tentang penemuan sehingga orang tua dan dokternya memerintahkan tes untuk memeriksa pendengarannya.

Elon Musk memiliki banyak sekali minat. Walupun minat utamanya adalah teknologi, namun minat utama tersebut kemudian menjadi banyak sekali bisnis hingga yang paling terkenal adalah produk mobil listriknya di bawah perusahaan Tesla.

Jika Sobat ingin mengetahui bagaimana Elon Musk dapat sukses dengan mobil listrik serta baru-baru ini membeli bitcoin senilai 21 triliun, berikut adalah 5 nilai hidup Elon Musk yang ia pegang teguh.

5 Nilai hidup Elon Musk

Ide bisnis  bagus bisa muncul dari siapa saja dan di mana saja

Salah satu hal menarik yang dilakukan Elon Musk adalah menjadikan dia terbuka dengan ide dari siapapun dan juga membuat idenya open source. Dengan artian, Elon Musk mengutarakan idenya pada public dan meminta saran dari publuk.

Dengan melakukan ini, Elon Musk mengajari kita bahwa para pemimpin yang hebat memanfaatkan infrastruktur komunikasi yang ada sehingga memungkinkan orang lain untuk mengambil bagian dalam memecahkan masalah. Elon memahami bahwa dia mungkin pintar, tetapi upaya kolektif sekelompok orang dapat memberikan hasil yang mungkin lebih baik daripada hal-hal yang dikerjakannya sendiri. Ini dikenal sebagai kerja tim.

Cari kritik yang membangun

Banyak orang menghindar dari kritik. Kita lebih suka menikmati pujian karena kritik memberi tahu kita apa yang salah dengan kita atau hal-hal yang kita lakukan. Sedangkan pujian hanya akan memberi tahu kita betapa hebatnya kita.

Perbedaan utama antara pujian dan kritik adalah bahwa kritik membantu kita menjadi lebih baik dengan menunjukkan kesalahan kita. Elon Musk terus-menerus mencari kritik. Ketika dia berbicara dengan para insinyur mobil selama pengembangan mobil listrik Tesla, dia meminta mereka untuk memberi tahu dia apa yang salah dengan desainnya, bukan apa yang baik tentangnya.

Dengan cara ini, dia mempelajari kesalahannya dan memperbaikinya. Cari kritik yang membangun dan belajar darinya. Dengan itu Sobat akan memperoleh insight baru yang dapat membuat Sobat menemukan solusi atas permasalahan lain yang dihadapi oleh konsumen Sobat.

Fokus pada aktivitas terpenting di perusahaan Sobat

Elon Musk, Warren Buffet, dan Mark Zuckerberg semuanya memiliki kesamaan. Mereka memahami kekuatan fokus dalam menjalankan perusahaan miliaran dolar. Mereka setuju bahwa lebih baik memfokuskan upaya untuk membuat produk lebih baik daripada memfokuskan upaya pada cara menjualnya ke pasar.

Elon secara khusus menunjukkan bahwa dia lebih suka memasarkan produk revolusioner daripada mempromosikan produk yang biasa-biasa saja. Terapkan pelajaran ini dalam proses bisnis Sobat maka Sobat akan dapat meningkatkan kualitas produk atau layanan bisnis yang Sobat miliki.

Jangan berhenti belajar

Elon Musk adalah seorang pembelajar yang tekun. Dari kelas 4 sekolah dasar, dia membaca semua buku yang ada di perpustakaan hingga tidak ada lagi buku yang dapat dibaca lagi. Setelah sekolah selesai jam 2 siang, dia membaca dari jam 2 siang sampai jam 6 sore sebelum pulang.

Elon Musk menyelesaikan setidaknya 2 buku setiap akhir pekan dengan membaca 10 jam per hari. Dia tidak tahu apa-apa tentang roket, tetapi dia membaca semua buku yang dia bisa dan akhirnya menjadi ahli di bidang itu. Sangat sedikit orang yang tahu lebih banyak tentang roket daripada Elon. Dia memiliki ingatan yang luar biasa dan ini mungkin karena melatih pikirannya secara terus menerus.

Intinya di sini adalah Sobat tidak bisa meminta orang untuk menggantikan kita melakukan hal untuk mencapai kesuksesan yang Sobat inginkan. Jika Sobat ingin menang besar, Sobat perlu mempelajari semua yang Sobat bisa tentang bidang  yang Sobat sukai dan berusaha sekuat tenaga untuk menempatkan diri di puncak kesuksesan.

Ikuti minat Sobat

Elon Musk tertarik pada banyak hal, dan dia tanpa malu mengikuti semua minatnya tersebut. Bidang minat utamanya adalah teknologi, tetapi ia menggunakan minat ini untuk mempelajari banyak bidang lain. Seperti perjalanan luar angkasa, internet, energi berkelanjutan, dan transportasi. Dan dengan setiap minat yang Elon tekuni, keahliannya semakin luas dan bisnisnya pun semakin berkembang.

Oleh karena itu, tanyakan pada diri Sobat tentang hal yang Sobat minati. Minat apa yang Sobat tinggalkan karena terlalu sibuk atau minat tersebut tidak cukup menguntungkan?

Karena Sobat tidak pernah tahu kapan sesuatu mungkin tiba-tiba berbuah, jadi beri ruang dalam hidup Sobat untuk hal-hal yang Sobat nikmati. Mengikuti minat Sobat secara sadar seperti ini akan membuat Sobat menjadi orang yang jauh lebih menarik dan berpengetahuan luas daripada jika hanya bekerja sepanjang waktu.

Elon Musk jelas merupakan pelopor dalam dunia teknologi. Dengan mengikuti pelajaran suksesnya, Sobat juga bisa menjadi pionir di bidang Sobat sendiri. Dan mulai saat ini, jangan takut untuk mengikuti mimpi terliar dan paling tidak masuk akal yang Sobat miliki.

Jika Sobat tidak ingin ketinggalan artikel baru dan ingin membaca artikel lain terkait bisnis, tokoh, serta tips&trik, Sobat dapat klik di sini.

Bagikan kepada sobat lainnya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Download Aplikasinya