Setelah mengetahui definisi dan manfaat riset pasar, serta jenis-jenis riset, kali ini kita akan membahas bagian selanjutnya, yaitu tahapan melakukan riset pasar. Sobat harus tau tahap-tahap melakukan riset pasar karena Sobat tidak dapat langsung melakukan riset. Atau tiba-tiba melakukan wawancara pada konsumen. Tahapan ini wajib diketahui agar Sobat dapat mendapatkan hasil riset yang tepat. Berikut adalah tahapan melakukan riset pasar.

5 Tahapan melakukan riset pasar:
Daftar isi
Definisikan buyer persona Sobat
Buyer persona adalah orang yang terlintas dalam pikiran Sobat saat membayangkan pembeli ideal yang akan membeli produk Sobat. Karena sekali lagi, Sobat tidak bisa langsung melakukan riset pasar tanpa mengetahui siapa subjek atau konsumen yang cocok untuk menjadi responden Sobat.
Beberapa karakteristik utama yang harus Sobat perhatikan yang termasuk dalam persona pembeli adalah:
- Usia
- Jenis kelamin
- Lokasi
- Pekerjaan
- Keluarga
- Pendapatan
- Tantangan utama
Dengan mengetahui persona pembeli seperti diatas, dapat membantu Sobat untuk mempelajari bagaimana cara terbaik menjangkau serta belajar secara efektif tentang pembeli yang sebenarnya dalam industri Sobat.
Identifikasi kelompok yang dilibatkan
Setelah mengetahui siapa buyer persona Sobat, gunakan informasi tersebut untuk membantu Sobat mengidentifikasi grup yang akan dilibatkan untuk melakukan riset pasar. Perlu diingar bahwa kelompok yang dilibatkan harus menjadi sampel perwakilan dari target pelanggan Sobat sehingga Sobat dapat lebih memahami karakteristik aktual, tantangan, dan kebiasaan membeli.
Siapkan pertanyaan sesuai dengan tujuan riset
Cara terbaik untuk memastikan Sobat mendapatkan hasil maksimal dari riset yang akan Sobat lakukan adalah dengan bersiap. Sobat harus selalu membuat panduan riset. Baik untuk riset kelompok, survei online atau bahkan wawancara telepon. Panduan riset dibuat agar memastikan bahwa Sobat telah memiliki semua pertanyaan yang dibutuhkan dan dapat menggunakan waktu secara efektif.
Sebagai tambahan, usahakan pertanyaan-pertanyaan riset merupakan pertanyaan terbuka. Yaitu pertanyaan pendapat dan bukan pertanyaan jawaban ya dan tidak. Apabila Sobat menggunakan jawaban ya dan tidak, tambahkan pertanyaan tentang penjelasan lebih lanjut. Contohnya untuk pertanyaan kepuasan pelanggan.
Pertanyaan: Apakah Anda puas dengan pelayanan kami? Jawaban: Ya/Tidak, Jelaskan
Penjelasan lebih lanjut akan memberikan informasi baru bagi Sobat tentang pelayanan yang telah Sobat berikan.
Kenali kompetitor Sobat
Riset pasar dapat membantu Sobat mengindentifikasi kompetitor. Apa kelebihan dan kekurangan produk, pelayanan hingga strategi pemasaran yang digunakan. Lalu bagaimana cara melakukan riset pada kompetitor?
Cara termudahnya adalah dengan menggunakan jenis riset sekunder. Yaitu data-data yang telah diunggah kompetitor ke public seperti, laporan tahunan, konten video ataupun foto di media sosial, bagaimana pengalaman menggunakan aplikasi kompetitor dan lain sebagainya.
Rangkum dan analisis temuan Sobat
Tahap terakhir dari riset pasar adalah menganalisis hasil riset. Hasil riset dapat menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya telah Sobat asumsikan sebelumnya. Hasil riset akan membantu Sobat membuat rencana baik itu strategi pemasaran, ataupun ide membuat produk baru.
Itu dia tahapan melakukan riset pasar, lakukan tahapan tersebut untuk membantu Sobat mendapatkan hasil yang maksimal.
Apabila Sobat ingin membaca artikel lainnya terkait bisnis, Sobat dapat membacanya di sini.




